Bagi sebagian orang selaput dara di identikan dengan keperawanan. Selaput dara yang sudah robek sering dianggap sudah tidak perawan lagi. Sering terjadi pada saat malam pertama seorang wanita tidak mengeluarha darah sang suami menganggap jika istrinya sudah tidak perawan lagi.
Padahal tidak, selaput dara bisa robek kapan saja dan pada saat keadaan apa saja. Selaput dara bisa robek karena kecelakaan ataupun aktivitas lainya seperti olahraga.
Bagi laki-laki yang memiliki prinsip jika tidak mengeluarga darah adalah tidak perawan itu salah besar. Selaput dara juga dapat berubah atas perubahan usia.
Untuk para suami lebih banyak lagi belajar pengetahuan tentang sistem reproduksi wanita. Karena jika hanya mendengar orang tanpa mengetahui dasarnya akan membawa kesalah pahaman dalam rumah tangga.